...Welcome to ANDRENO-2 ...UNOFFICIAL XIAOMI REDMI NOTE 2...SEMOGA BISA MEMBANTU...

Selasa, 15 Maret 2016

ETIKA PROFESI

www.upnjatim.ac.id
tekinfo.upnjatin.ac.id


 Etika dalam bidang teknologi informasi, khususnya komputer sudah ada sejak era 1940-an. Seiring perkembangan zaman, etika komputer terus berkembang hingga saat ini mengikuti perkembangan zaman. Kode etiknya pun berbeda-beda disebabkan oleh perbedaan adat istiadat, budaya, dan peranan tenaga ahli profesi yang didefinisikan dalam suatu negara.
   Etika profesi adalah bagian dari etika sosial yang mengharuskan suatu individu atau kelompok menjalankan profesinya secara professional agar diterima oleh masyarakat. Dengan etika profesi diharapkan kaum professional dapat bekerja sebaik mungkin, serta dapat mempertanggungjawabkan pekerjaan yang dilakukannya.

PENDAHULUAN

   Teknologi informasi dewasa ini memegang peranan penting dalam kehidupan manusia. Perkembangan teknologi yang terjadi seolah menjadi revolusi yang memberikan banyak perubahan pada cara berpikir manusia, baik dalam usaha pemecahan masalah, perencanaan, maupun dalam pengambilan keputusan. Sehingga bukanlah suatu hal yang berlebihan jika dikatakan bahwa teknologi informasi merupakan alat sosial, karena kenyataannya bahwa teknologi informasi dipergunakan secara intensif pada berbagai macam profesi.
   Dalam dunia teknologi informasi, etika juga berpengaruh dalam menentukan moral suatu individu. Misalnya dalam suatu perusahaan, seorang programmer memiliki etika yang baik dalam berkomunikasi, maka hal itu akan membawa dampak positif bagi perkembangan karirnya.
   Maka, dapat disimpulkan bahwa etika merupakan satu set kepercayaan, standar, atau pemikiran yang mengisi suatu individu, kelompok atau masyarakat. Dengan adanya etika, diharapkan suatu individu, kelompok atau masyarakat dapat saling menjaga moralnya dengan baik.

Etika

   Etika (Etimologi), berasal dari bahasa Yunani adalah “Ethos”, yang berarti watak kesusilaan atau adat kebiasaan (custom). Etika biasanya berkaitan erat dengan perkataan moral yang merupakan istilah dari bahasa Latin, yaitu “Mos” dan dalam bentuk jamaknya “Mores”, yang berarti juga adat kebiasaan atau cara hidup seseorang dengan melakukan perbuatan yang baik (kesusilaan), dan menghindari hal-hal tindakan yang buruk. Etika dan moral lebih kurang sama pengertiannya, tetapi dalam kegiatan sehari-hari terdapat perbedaan, yaitu moral atau moralitas untuk penilaian perbuatan yang dilakukan, sedangkan etika adalah untuk pengkajian sistem nilai-nilai yang berlaku.
   Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, etika adalah :
  1. Ilmu tentang apa yang baik dan buruk tentang hak dan kewajiban moral.
  2. Kumpulan asas/nilai yang berkenaan dengan akhlak.
  3. Nilai mengenai apa yang benar dan salah yang dianut masyarakat.
Profesi

   Profesi adalah pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhadap suatu pengetahuan khusus, namun tidak semua pekerjaan adalah profesi. Suatu profesi biasanya memiliki asosiasi profesi, kode etik, serta proses sertifikasi dan lisensi yang khusus untuk bidang profesi tersebut.
   Menurut Wikipedia Ensiklopedia Bebas, ada beberapa karakteristik yang pernah diterapkan pada profesi, namun tidak semua karakteristik tersebut berlaku dalam setiap profesi. Karakteristik tersebut adalah :
  1. Keterampilan yang berdasar pada pengetahuan teoretis : Profesional diasumsikan mempunyai pengetahuan teoretis yang ekstensif dan memiliki keterampilan yang berdasar pada pengetahuan tersebut dan bisa diterapkan dalam praktik.
  2. Asosiasi professional : Profesi biasanya memiliki badan yang diorganisasi oleh para anggotanya, yang dimaksudkan untuk meningkatkan status para anggotanya. Organisasi profesi tersebut biasanya memiliki persyaratan khusus untuk menjadi anggotanya.
  3. Pendidikan yang ekstensif : Profesi yang prestisius biasanya memerlukan pendidikan yang lama dalam jenjang pendidikan tinggi.
  4. Ujian kompetensi : Sebelum memasuki organisasi profesional, biasanya ada persyaratan untuk lulus dari suatu tes yang menguji terutama pengetahuan teoretis.
  5. Pelatihan institutional : Selain ujian, juga biasanya dipersyaratkan untuk mengikuti pelatihan istitusional dimana calon profesional mendapatkan pengalaman praktis sebelum menjadi anggota penuh organisasi. Peningkatan keterampilan melalui pengembangan profesional juga dipersyaratkan.
  6. Lisensi : Profesi menetapkan syarat pendaftaran dan proses sertifikasi sehingga hanya mereka yang memiliki lisensi bisa dianggap bisa dipercaya.
  7. Otonomi kerja : Profesional cenderung mengendalikan kerja dan pengetahuan teoretis mereka agar terhindar adanya intervensi dari luar.
  8. Kode etik : Organisasi profesi biasanya memiliki kode etik bagi para anggotanya dan prosedur pendisiplinan bagi mereka yang melanggar aturan.
  9. Mengatur diri : Organisasi profesi harus bisa mengatur organisasinya sendiri tanpa campur tangan pemerintah. Profesional diatur oleh mereka yang lebih senior, praktisi yang dihormati, atau mereka yang berkualifikasi paling tinggi.
  10. Layanan publik dan altruism : Diperolehnya penghasilan dari kerja profesinya dapat dipertahankan selama berkaitan dengan kebutuhan publik, seperti layanan dokter berkontribusi terhadap kesehatan masyarakat.
  11. Status dan imbalan yang tinggi : Profesi yang paling sukses akan meraih status yang tinggi, prestise, dan imbalan yang layak bagi para anggotanya. Hal tersebut bisa dianggap sebagai pengakuan terhadap layanan yang mereka berikan bagi masyarakat.
Etika Profesi

   Etika profesi merupakan bagian dari etika sosial yang menyangkut bagaimana suatu individu atau kelompok harus menjalankan profesinya secara profesional agar diterima oleh masyarakat. Dengan etika profesi diharapkan kaum profesional dapat bekerja sebaik mungkin, serta dapat mempertanggungjawabkan tugas yang dilakukan dari segi tuntutan pekerjaannya.

ETIKA PROFESI DI BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI

Gambaran Umum Pekerjaan Bidang Teknologi Informasi

   Secara umum, pekerjaan di bidang teknologi informasi di kelompokkan menjadi 4, yaitu :

1.      Perangkat Lunak (Software)
Pada kelompok ini terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti :
  • Analysis System, bertugas menganalisa sistem yang hendak diimplementasikan, mulai dari analisa proses dan alur sistem, kelebihan dan kekurangannya, studi kelayakan dan desain sistem yang akan dikembangkan, dan lainnya.
  • Programmer, bertugas mengimplementasikan rancangan sistem analis, yaitu membuat program (baik aplikasi maupun sistem operasi).
  • Web Designer, bertugas melakukan perencanaan, termasuk studi kelayakan, analisis dan desain suatu proyek pembuatan aplikasi berbasis web.
  • Web Programmer, bertugas mengimplementasikan rancangan web designer, yaitu membuat program berbasis web sesuai dengan desain yang telah dirancang sebelumnya.
2.      Perangkat Keras (Hardware)
Pada kelompok ini terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti :
  • Technical Engineer, bertugas dalam bidang teknik, baik dalam pemeliharaan maupun dalam perbaikan perangkat komputer.
  • Networking Engineer, bertugas dalam bidang teknis jaringan komputer dari maintenance sampai pada troubleshooting.
3.      Operasional Sistem Informasi
Pada kelompok ini terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti :
  • Operator Electronic Data Processing (EDP), bertugas mengoperasikan program atau aplikasi yang berhubungan dengan EDP dalam sebuah perusahaan atau organisasi.
  • System Administrator, meng-handle administrasi dalam sebuah sistem, melakukan pemeliharaan sistem, memiliki kewenangan mengatur hak akses terhadap sistem, serta hal-hal yang berhubungan dengan pengaturan operasional dalam sebuah sistem.
  • Management Information System (MIS) Director, memiliki wewenang paling tinggi dalam sebuah sistem informasi, melakukan manajemen terhadap sisem tersebut secara keseluruhan baik perangkat keras, perangkat lunak maupun sumber daya manusianya.
4.      Pengembangan Bisnis Teknologi Informasi
Pada  bagian ini, tugasnya diidentifikasikan dalam pengelompokan kerja di berbagai sektor industri teknologi informasi

Sejarah Etika Komputer

   Teknologi komputer ditemukan pada era 1940-an, dan perkembangan teknologi informasi dimulai pada era tersebut. Perkembangan tersebut dibagi menjadi beberapa tahap :

1.      Era 1940 sampai 1950-an
Munculnya etika komputer sebagai sebuah bidang studi dimulai dari pekerjaan professor Norbert Wiener. Selama perang dunia II (awal tahun 1940-an), professor dari MIT ini membantu mengembangkan suatu meriam anti pesawat yang mampu menembak jatuh sebuah pesawat tempur yang melintas diatasnya.
Tantangan universal dari proyek tersebut menyebabkan Wiener dan beberapa rekannya harus memperhatikan sisi lain dari perkembangan teknologi, yaitu etika. Pada perkembangannya, penelitian di bidang etika dan teknologi tersebut akhirnya menciptakan suatu bidang riset baru yang disebut Cybernetics atau The science of information feedback systems. Konsep cyberneticstersebut dikombinasikan dengan itu, membuat Wiener akhirnya menarik beberapa kesimpulan etis tentang pemanfaatan teknologi yang sekarang dikenal dengan sebutan teknologi informasi (TI).

2.      Era 1960-an
Pertengahan tahun 1960-an, Donn Parker dari SRI International Menlo Park California melakukan riset untuk menguji penggunaan komputer yang tidak sah dan tidak sesuai dengan profesionalisme di bidang komputer. Waktu itu Parker menyampaikan suatu ungkapan yang menjadi titik tolak penelitiannya, yaitu: ”that when people entered the computer center they left their ethics at the door” (Fodor and Bynum, 1992). Ungkapan tersebut menggambarkan bahwa ketika orang-orang masuk komputer, mereka meninggalkan etika mereka di pintu masuk. Lantas ia menerbitkan ”Rules of Ethics in Information Processing” atau peraturan tentang etika dalam pegolahan informasi. Parker juga dikenal menjadi pelopor kode etik profesi bagi profesonal di bidang komputer terutama pada tahun 1968 ketika ia ditunjuk untuk memimpin pengembangan Kode Etik Profesional untuk Association for Computing Machinery (ACM).

3.      Era 1970-an
Era ini bermula ketika tahun 1960, Joseph Wiezenbaum, ilmuwan komputer MIT di Boston, menciptakan suatu program komputer yang disebut ELIZA. Dalam eksperimennya, ELIZA ia ciptakan sebagai tiruan dari ”Psychoterapist Rogerian” yang melakukan wawancara dengan pasien yang akan diobatinya.
Perkembangan komputer era 1970-an diwarnai dengan karya Walter Manner yang sudah mulai menggunakan istilah ”computer ethics” untuk mengacu pada bidang pemeriksaan yang berhadapan dengan permasalahan etis yang muncul oleh pemakaian teknologi komputer waktu itu. Maner menawarkan suatu kursus eksperimental atas materi pokok tersebut pada Old Dominion University in Virgina. Tahun 1978, ia mempublikasikan karyanyaStarter Kit in Computer Ethics, yang berisi material kurikulum dan pedagogi untuk para pengajar universitas dalam pengembangan pendidikan etika komputer.

4.      Era 1980-an
Tahun 1980-an, sejumlah konsekuensi sosial dan teknologi informasi yang etis menjadi isu publik di Amerika dan Eropa. Hal-hal yang sering dibahas adalah kejahatan komputer, masalah-masalah yang disebabkan karena kegagalan sistem komputer, invasi database komputer dan perkara pengadilan mengenai kepemilikan perangkat lunak.

5.      Era 1990-an sampai sekarang
Sepanjang tahun 1990, berbagai pelatihan baru di universitas, pusat riset, konferensi, jurnal, buku teks dan artikel menunjukkan suatu keanekaragaman yang luas tentang topik di bidang komputer.

Etika Berprofesi dalam Bidang Teknologi Informasi di Indonesia

   Kode etik dalam suatu profesi berbeda-beda. Hal ini disebabkan perbedaan adat istiadat, budaya,  dan peranan tenaga ahli profesi yang didefinisikan dalam suatu negara tidaklah sama.
   Di Indonesia, organisasi profesi di bidang komputer yang didirikan sejak tahun 1974 yang benama Ikatan Profesi Komputer dan Informatika Indonesia (IPKIN), sudah menetapkan kode etik yang disesuaikan dengan kondisi perkembangan pemakaian teknologi komputer di Indonesia. Kode etik profesi tersebut menyangkut kewajiban pelaku profesi tehadap ilmu pengetahuan dan teknologi, kewajiban pelaku profesi terhadap masyarakat, kewajiban pelaku profesi terhadap sesama pengemban profesi ilmiah, serta kawajiban pelaku profesi terhadap sesama umat manusia dan lingkungan hidup.
   Munculnya kode etik tersebut tentunya memberikan gambaran adanya tanggung jawab yang tinggi bagi para pengemban profesi bidang komputer untuk menjalankan fungsi dan tugasnya sebagai seorang profesional dengan baik sesuai garis-garis profesionalisme yang ditetapkan.

KESIMPULAN

   Etika memiliki peranan yang cukup penting dalam setiap profesi. Karena tanpa etika, suatu individu atau kelompok yang memiliki profesi tidak akan bisa bekerja secara professional. Hal ini menyebabkan etika dan profesi memiliki kaitan yang erat.
   Dalam bidang teknologi informasi, etika profesi diperlukan untuk mengurangi tindakan-tindakan yang merugikan orang lain dari segi etika dan moral, seperti : kejahatan komputer dan pelanggaran hak atas kekayaan intelektual.

DAFTAR PUSTAKA

Jumat, 30 Oktober 2015

BEDA ROM MIUI STABEL ,DEVELOPER , dan PORT

Bagi para pengguna Xiaomi atau khususnya MIUI pasti pertama akan merasa bingung dengan berbagai pilihan versi MIUI saat akan download. Baik itu versi Beta / Stabil, dll. Kali ini saya akan mencoba menjelaskan satu-persatu perbedaannya, supaya tidak ada lagi kebingungan diantara kita :p
Pertama-tama, kita akan bahas dulu tentang ROM Stable, Developer dan Ported. Cekibroott…
Stable ROM ini biasanya dibuat atau dikembangkan langsung oleh para developer MIUI yang resmi, biasanya diupdate setiap 2 minggu sekali / 1 bulan sekali bahkan bisa lebih lama.
ROM Stabil biasanya dirilis dengan keadaan sesuai dengan namanya, yaitu sudah stabil, dengan artian minim dengan bugs atau celah. Sehingga cocok buat mereka yang menginginkan sebuah ROM yang layak untuk digunakan sehari-hari. Versi stabil dari MIUI 6 adalah V6.X.X.0 XXXXXXX, biasanya X pertama setelah angka 6, adalah nomer versinya, sedangkan X yang tujuh buah biasanya melambangkan kode versi androidnya dan kode negara.



ROM Developer biasanya dibuat atau dikembangkan langsung juga oleh para developer MIUI resmi. Bedanya dengan yang Stabil, versi Developer ini biasanya diupdate secara berkala setiap 1 minggu sekali, bahkan saya pernah menemui beberapa hari yang lalu, cuma sehari setelah update ROM DEV resmi, muncul lagi versi pembaruan kembali. Jadi ROM DEV ini biasanya adalah ROM yang biasanya mempunyai beberapa bugs / celah, sehingga terkadang muncul error di dalam penggunaannya.
Tapi yang sering jadi pertanyaan adalah : “ROM DEV ini bisa gak sih buat ROM sehari-hari” Jawabannya : “BISA” karena saya pun selalu menggunakan ROM DEV ini.
Mengapa? Karena biasanya fitur-fitur baru akan lebih cepat muncul di ROM DEV ketimbang ROM Stabil, tetapi ya itu tadi, terkadang masih belum sempurna.
Versi DEV biasanya menggunakan format X.Y.Z, X adalah tahunnya, contoh 2016 biasanya dituliskan ekornya saja, jadi 6. Lalu Y adalah bulan sedangkan Z adalah hari / tanggalnya.




Lalu yang ketiga adalah Ported ROM atau ROM portingan. Jadi ROM Port ini biasanya dikembangkan dan dibuat oleh developer yang tidak resmi dari MIUI. Jadi bisa saja kita yang jadi developernya.
Contoh : dulu saat saya menggunakan Evercoss A7V ataupun Smartfren Andromax U pernah juga melakukan porting terhadap MIUI. Dahulu masih MIUI versi 5. Nah, ROM inilah yang disebut dengan Ported ROM atau ROM Portingan.
Dalam ROM Port ini biasanya bugs / celah yang terkandung dalam ROM ini banyak banget, melebihi dari ROM DEV. Contoh dulu waktu mencoba porting MIUI v5 adalah tidak bisa digunakannya kamera atau terkadang SIM card tidak terdeteksi, sehingga terkadang ROM ini masih membutuhkan pengembangan lebih lanjut lagi.

PERBEDAAN ROM VERSI CHINA DAN GLOBAL DI MIUI

Kali ini yang akan kita bahas adalah China version atau Global version ROM. Nah, mau tau perbedaanyaa? monggo ke TKP


Para pengguna biasanya dibuat bingung oleh pilihan ROM di MIUI. Mau pilih yang China build atau Global ya? Karena biasanya pengguna akan takut, nanti jangan-jangan setelah saya install versi China, HH saya jadi error nih karena hardware / software yang tidak cocok.
Jadi ini tambahan aja ya bro, kalian tidak perlu kuatir, karena baik ROM China atau Global sama-sama bisa digunakan koq seperti biasa dan tidak akan ada kendalanya, cuma di ROM China dan Global ini ada perbedaannya. Apa itu?


ROM CHINA
Ini bukan rasis ya bro. Tetapi memang itu namanya. Mengapa dinamakan ROM China? Karena ROM ini sebenarnya diperuntukkan bagi mereka yang tinggal di Tiongkok. Kan di Tiongkok itu banyak banget pembatasannya, seperti Google tidak boleh atau Facebook yang diblokir dan sebagainya.

Nah di versi China ini, MIUI yang kita install juga tidak menyertakan GAPPS (Google Apps and Services) seperti PlayStore, Keep, Maps, Gmail, dll karena di Tiongkok memang dilarang.

Sebagai gantinya, MIUI di versi China ini menyertakan beberapa “bloatware” aplikasi China yang sebenarnya bagi kita (para pengguna di luar Tiongkok) tidak berguna, tetapi bagi mereka yang tinggal di Tiongkok akan sangat berguna sekali.

Tetapi bila kita menggunakan ROM China ini tidak perlu kuatir dengan tidak adanya GAPPS ini. Kita bisa dengan mudah menginstall nya dengan menggunakan Google Installer. Sehingga kita bisa memasang PlayStore dan berbagai aplikasi Google lainnya.

Kelebihan lain dari ROM China ini adalah pilihan tema yang lebih banyak ketimbang versi Global. Selain tema, ROM China ini juga biasanya sudah native root atau sudah dalam keadaan rooted, sehingga kita tidak perlu repot-repot lagi melakukan rooting.





ROM GLOBAL
Berbeda dengan ROM China yang tidak menyertakan GAPPS dalam ROM nya, ROM Global ini datang dengan menyertakan hampir semua Gapps, antara lain PlayStore, Maps, Google Play Music, Play Newsstand, YouTube, dkk.

Seperti namanya, yaitu Global, ROM ini diperuntukkan buat kalian yang memang tinggal diluar Tiongkok, atau di seluruh dunia, sehingga disertakan pula GAPPS ini, agar memudahkan kita dalam penyesuaian dan penginstallan aplikasi-aplikasi lain.

ROM Global ini juga biasanya menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa defaultnya ya bro, serta biasanya menyertakan bahasa-bahasa lain, seperti Bahasa Indonesia pula. Berbeda dengan ROM China yang biasanya hanya menyertakan dua bahasa saja, seperti English & Chinese.

ROM Global ini biasanya juga lebih ringkas, karena tidak adanya bloatware aplikasi China. Tetapi ROM Global ini juga mempunyai kekurangan, antara lain seperti pilihan tema yang terbatas (tidak sebanyak ROM China), fitur Music & Video yang hanya bisa offline, serta update yang biasanya datang lebih lambat dari ROM China.



TUTORIAL FLASHING VIA FASTBOOT BOOTLOOP XIAOMI



    Banyak sekali yang mengalami bootloop setelah update firmware terbaru kemarin. Salah satu penyebab bootloop nya adalah mereka lupa untuk UNROOT terlebih dahulu sebelum update. Kalau udah backup via TWRP sih enak ya, nah kalau belum, kan repot. Tapi tenang, ada solusinya koq. Cekibrooott…





    Sebenarnya Xiaomi mudah ya untuk mengatasi bootloop, karena Xiaomi ada Mi Recovery, yang memudahkan kita untuk flashing ROM tiap kali kita bootloop. Tapi di Xiaomi Mi4i ini kan tidak ada SDCard, dan terkadang kita lupa untuk download Full ROM ke internal memori kita, maka kita akan menggunakan metode fastboot untuk flashing nya.


    Metode Fastboot Bahan:
    PC / Laptop
    Firmware silakan cari list nya di bawah, disesuaikan dengan HH kalian
    MiPhone
    ADB Driver (optional)


    Tutorial :
    Download Firmware dan taruh di Desktop
    Install MiPhone
    Jalankan MiFlash



    Klik Browse



    Select ROM nya (bila gak kelihatan, diextract dulu ya, pake WinRAR / 7zip dan taruh di desktop, soalnya kadang kalau di folder sering stuck)



    Pilih Advanced



    Klik di Fastboot Script, pilih browse
    Pilih flash_all_except_storage.bat (kalau gak ada terpaksa ya flash_all, resikonya semua data di internal hilang)



    Matikan Xiaomi
    Masuk ke Fastboot Mode (Caranya dalam keadaan mati, tekan Power + Volume Down bersamaan)



    Tancapkan Xiaomi ke PC
    Klik Refresh



    Nanti akan terlihat device yang akan kita flash seperti ini :



    Klik Flash dan tunggu sampai proses selesai



    Sekitar 5 menitan, maka device kita akan otomatis reboot dan voilla, hidup kembali


    HAPPY OPREK!



    TAMBAHAN :


    Metode ini bisa juga digunakan untuk hampir semua tipe Hape Xiaomi… ini dia list nya :
    Redmi Note 3G – Download
    Redmi Note 4G (Single SIM) (DIOR) – Download
    Redmi Note 4G (Dual SIM) (GUCCI) – Download
    Redmi 1S – Download
    Redmi 2 – Download
    Mi4i – Download
    MiPad – Download


    Caranya sama ya, tinggal sesuaikan saja dengan HH kalian masing-masing, jangan sampai salah download ya

Cara Pasang Gapps di Miui 7 stabel REDMI NOTE 2

kenapa setelah instal Rom stabel gak ada Google play service,google play store,google play games dll, terus gmna dong ini ?

jawaban: tenang gan, GOPOH TA PEAN? wkwkwkwk :D .. 
itu masalah mudah kok. kita hanya perlu menginstalnya secara manual kok.. yukk meluncur ke TKP !!!


#Semoga bisa membantu (wajib instal TWRP Recovery)
jika belum pasang TWRP atau TWRP ilang, monggo instal lagi , ini caranya (klik)

Bahan :
1. File Gapps buka website Opengapps.org
2. pilih ARM6.4,       5.0,          dan mini.


Cara :
1. Letakkan file Gapps yang sudah agan download tadi ke external SD Card
2. matikan reno2 agan
3. masuk ke mode recovery (power+volume up) bersamaan
4. Flash/instal Gapps.zip via TRWP Recovery
5. DONE deh 

*maaf kalau ada kesalahan mohon dikoreksi

CARA UPGRADE ROM DISTRIBUTOR KE MIUI STABIL XIAOMI REDMI NOTE 2

bagaimana cara UPGRADENYA?



langkah:
  1. download Rom diatas, dan taruh di internal storage agan,
  2. pasang twrp di reno2 agan , untuk cara pasang twrp klik DISINI
  3. setelah twrp terpasang ,matikan reno2 agan lalu tekan Power + Vol UP bersamaan (masuk ke TWRP RECOVERY mode).
  4. backup dulu, untuk menghindari hal hal buruk ,
  5. stelah backup selesai , klik WIPE, pilih wipe data,wipe cache,wipe dalvik
  6. setelah di wipe, klik Back dan pilih "INSTAL", cari file yang telah di simpan di storage tempat rom miui 7 STABEL yang telah agan download tadi. lalu instal rom tersebut
  7. setelah instal rom selesai,pilih back dan matikan reno2 agan
  8. nyalakan reno2 agan ,,,dan jebreetttt !!!! miui 7 sudah terinstal !!!
NB : Jangan lupa instal juga Google aplikasi-nya (Gapps), ini caranya (KLIK)


Kamis, 29 Oktober 2015

Hal yang perlu dilakukan setelah membeli REDMI NOTE 2 garansi DISTRIBUTOR

Handphone Xiaomi Redmi Note 2 sampai saat ini (bulan September 2015) belum keluar secara resmi di Indonesia. Tapi bagi kamu yang sudah tidak sabar ingin memilikinya bisa beli dengan garansi distributor, dimana bisa membelinya? Jika secara Online bisa kunjungi Tokopedia, Bukalapak, Lazada, Blibli, Elevenia dll tetapi jika mau beli yang langsung bisa pergi ke pusat perbelanjaan favorit kamu. Karena masih belum resmi keluar dari xiaomi indonesia maka Garansi yang digunakan menggunakan garansi distributor.
Berikut beberapa yang perlu diperhatikan ketika kamu akan beli Redmi Note 2 versi distributor :
  1. Jika beli Online pastikan penjual mempunyai rating yang bagus
  2. Tanyakan sedetail mungkin tentang spesifikasi yang di jual, spesifikasi lengkap bisa kamu cari di http://andreno2.blogspot.co.id/2015/10/apa-saja-yang-istimewa-spesifikasi.html
  3. Harga untuk saat ini antara 2,1 sampai 2,5 juta
Bila kamu sudah membeli Redmi Note 2 berikut hal-hal yang perlu dilakukan :
  1. Cek kembali semua hadware utama (Camera depan, belakang, speaker, Mic, Loudspeaker, Layar, Flash) jika ada masalah langsung konsultasikan ke penjual agar bisa diurus garansi ke distributor
  2. Biasanya untuk ROM bawaan dari Redmi Note 2 yang di jual di Indonesia adalah ROM MIUI 6 Versi 66.77.33.00 dimana menurut saya dan banyak teman-teman yang sudah memakainya itu mempunyai banyak bug dan bloatware (Aplikasi-aplikasi yang bikin ‘GeJe’ yang sangat menganggu kinerja Redmi Note 2. Maka saya sarankan untuk langsung update ke MIUI 7 versi stable (V 7.0.6.0.LHMCNC). Baca juga – Bagaimana Cara update MIUI 6 versi 66.66.77 ke versi MIUI 7 stable?
  3. Untuk Redmi Note 2 yang dijual di Indonesia ini sebenarnya adalah versi LTE TDD. Tetapi kenyataanya masih bisa digunakan semua operator di Indonesia. 2G, 3G GSM dan LTE TDD dan FDD.
  4. MIUI 7 saat ini sudah tersedia untuk Redmi Note 2 tetapi masih versi developer bagi kamu yang ingin mencoba bisa update ke MIUI 7 Dev. Baca juga Tutorial Cara Update MIUI 7 Redmi Note 2